|
Selamat Datang di Situs Museum Geologi |
|
Situs ini kami maksudkan sebagai tempat untuk menjalin komunikasi antara pengunjung museum dengan Museum Geologi Bandung. Museum Geologi merupakan bagian dari Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Museum Geologi memiliki 3 (tiga) ruang peragaan, yaitu Ruang Sejarah Kehidupan, Ruang Geologi Indonesia, serta Ruang Geologi dan Kehidupan Manusia. Selain itu Museum Geologi juga memiliki fasilitas pendukung diantaranya adalah Ruang Edukasi dan Auditorium Waktu Buka: Senin - Kamis : Jam 9.00 - 15.00 WIB Sabtu - Minggu : Jam 9.00 - 13.00 WIB Jum'at dan Libur Nasional TUTUP |
|
|
Pengunjung Museum Geologi Tahun 2009 |
|
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) semakin dirasakan kegunaannya oleh manusia, sehingga telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan kebutuhan manusia itu sendiri. Pembangunan iptek pada hakekatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka pengkayaan intelektual dalam membangun peradaban bangsa. Sejalan dengan paradigma baru di era globalisasi, yaitu mensinergikan teknologi dan ekonomi, maka teknologi menjadi faktor yang memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas hidup suatu bangsa. Implikasi paradigma ini adalah terjadinya proses transisi perekonomian dunia yang semula berbasiskan pada sumber daya (resource based economy) menjadi perekonomian yang berbasiskan pengetahuan (knowledge based economy/KBE). Pada KBE, kekuatan bangsa diukur dari kemampuan iptek sebagai faktor primer ekonomi menggantikan modal, lahan, dan energi untuk peningkatan daya saing. Museum merupakan institusi/lembaga yang mempunyai kaitan erat dengan dunia pendidikan karena informasi di museum dapat membantu menambah wawasan masyarakat tentang suatu bidang ilmu. Begitu pula halnya dengan Museum Geologi sebagai sarana informasi ilmiah dan ilmiah populer yang menjembatani antara kurikulum sekolah dan perkembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai ilmu kebumian pada saat ini semakin terasa dibutuhkan keberadaannya oleh masyarakat khususnya oleh kalangan pelajar. Hal tersebut tidak terlepas dari kejadian fenomena geologi seperti kurangnya pasokan energy dan semakin seringnya bumi nusantara ini dilanda bencana geologi secara terus menerus mulai dari tsunami Aceh hingga gempa bumi di Tasikmalaya dan Padang yang banyak menelan korban jiwa dan kehancuran infrastruktur penunjang kehidupan. Lebih dari 80 tahun sudah Museum Geologi berada di tengah-tengah bangsa Indonesia menjalankan peran dan fungsinya sebagai jendela informasi kebumian bagi seluruh masyarakat Indonesia. Tahun demi tahun, Museum Geologi terus melakukan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perbaikan infrastruktur maupun program sosialisasi kepada masyarakat. Sasarannya adalah untuk memberikan pelayanan informasi kebumian yang akurat, mudah dipahami, dan juga memberikan daya tarik wisata pendidikan yang menyenangkan bagi pengunjung. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|